Senin, 25 Juni 2012

@yang_harus_diperhatikan

"TELUSURI"

Terdapat empat macam sahabat yang dipandang berhati tulus, yaitu :
1. Sahabat penolong
2. Sahabat pada waktu senang dan susah
3. Sahabat yang memberi nasihat baik
4. Sahabat yang bersimpati 

Sahabat penolong harus dipandang berhati tulus,
- ia menjaga dirimu sewaktu engkau lengah,
- ia menjaga milikmu sewaktu engkau lengah,
- ia menjadi pelindung dirimu sewaktu engkau dalam ketakutan,
- ia memberikan bantuan dua kali daripada apa yang engkau perlukan.

Sahabat pada waktu senang dan susah harus dipandang berhati tulus,
- ia menceritakan rahasia-rahasia dirinya kepadamu,
- ia menjaga rahasia-rahasia dirimu,
- ia tidak akan meninggalkan dirimu sewaktu engkau berada dalam kesulitan,
- ia bahkan bersedia mengorbankan hidupnya demi kepentinganmu.

Sahabat yang memberi nasihat baik harus dipandang berhati tulus,
- ia mencegah engkau berbuat jahat,
- ia menganjurkan engkau untuk berbuat yang benar,
- ia memberitahukan apa yang belum engkau pernah dengar,
- ia menunjukkan engkau jalan ke surga.

Sahabat yang bersimpati harus dipandang berhati tulus,
- ia tidak bergembira atas kesengsaraanmu,
- ia merasa senang atas kesejahteraanmu,
- ia mencegah orang lain berbicara jelek tentang dirimu,
- ia membenarkan orang lain yang memuji dirimu. 

Terdapat empat macam orang yang harus dihindari yang berpura-pura enjadi sahabat, yaitu :
1. orang yang tamak
2. orang yang banyak bicara tetapi tidak berbuat sesuatu
3. penjilat
4. kawan pemboros, senang berfoya-foya

Orang yang tamak harus dianggap sebagai musuh yang berpura-pura menjadi sahabat,
- ia tamak,
- ia memberi sedikit dan meminta banyak,
- ia melakukan kewajibannya karena takut,
- ia hanya ingat akan kepentingannya sendiri.
Orang yang banyak bicara tetapi tidak berbuat sesuatu harus dianggap sebagai musuh yang berpura-pura menjadi sahabat,
- ia menyatakan persahabatan berkenaan dengan hal-hal mendatang,
- ia berusaha untuk mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong,
- bila ada kesempatan untuk membantu ia menyatakan tidak sanggu

Seorang penjilat harus dianggap sebagai musuh yang berpura-pura menjadi sahabat,
- ia menyetujui hal-hal yang salah,
- juga ia tidak menganjurkan hal-hal yang benar,
- ia akan memuji dirimu dihadapanmu,
- tapi ia berbicara jelek tentang dirimu dihadapan orang lain. 

Seorang kawan pemboros harus dianggap sebagai musuh yang berpura-pura menjadi sahabat,
- ia menjadi kawanmu apabila engkau gemar akan minum2-an keras,
- ia menjadi kawanmu apabila engkau sering berkeliaran di jalan-jalan di waktu yang tidak pantas,
- ia menjadi kawanmu apabila engkau mengejar tempat-tempat hiburan.
- ia menjadi kawanmu apabila engkau gemar berjudi.
* Sahabat yang selalu mencari apa apa untuk diambil,
* Sahabat yang kata-katanya berlainan dengan perbuatannya,
* Sahabat yang menjilat yang hanya berusaha membuat engkau senang
* Sahabat yang bergembira dengan cara-cara jahat
Empat sahabat ini sebenarnya adalah musuh yang berpura-pura menjadi sahabat yang harus dihindari, biarlah orang bijaksana menghindari mereka dari jauh seakan mereka adalah jalan yang berbahaya dan menakutkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar